Jayapura, Aug 2006
Genderang perang ditabuh riuh
wajahku memerah
langkahku goyah
hatiku terbawa riuh
lincah langkah kaki-kaki gelap mengitariku
aku larut dalam emosi jiwa
langkah kakiku jadi kelu
GEnderang perang riuh ditabuh
Nyanyian-nyanyian alam berkumandang lantang
wajahku berubah kuning, biru, hijau
aku tak mampu berlogika
aku dikuasai rasa
ada bintang jatuh ke dalam hatiku
ada rembulan jatuh masuk ke relung jiwaku
dan bibirku tak pernah berhenti berucap
"Tuhan, terimakasihku kepadaMu"
Jayapura, 2 Agustus 2006
Thursday, September 20, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment